Maluku Bakal Pasok 90.000 Ton Ikan ke Perancis


Anak buah kapal memilah ikan berdasarkan ukuran dari kapal Citra Nusantara Jaya di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta, beberapa waktu lalu.



AMBON, Berita Midas - Pemerintah Provinsi Maluku mencapai kesepakatan kerjasama di bidang perikanan dengan Perancis dalam hal pemenuhan kebutuhan ikan bagi negara tersebut. 

Kesepakatan tersebut dibuat setelah Gubernur Maluku  Said Assagaff saat berkunjung ke Perancis dua pekan lalu. 

Dalam kesepakatan kerjasama itu, Maluku akan mengespor 90.000 ton ikan setiap tahunnya ke Perancis. Gubernur Maluku Said Assagaff mengungkapkan, saat ini pemerintah Perancis sedang meminta data dari pemerintah provinsi Maluku tentang jenis ikan yang ada di perairan Maluku. 

“Mulai hari ini mereka telah meminta data dari kita soal jenis-jenis ikan yang ada di Maluku. Kita sudah sepakat dengan Perancis untuk mengespor ikan kita kesana,” kata Said kepada wartawan di Kantor Gubenrur Maluku, Selasa (24/11/2015). 

Menurut dia,  Maluku  bisa memenuhi permintaan Perancis, karena potensi tangkapan ikan di laut Maluku setiap tahun mencapai 850.000 ton. “Kalau 90.000 ton itu kecil sekali dan kita bisa memenuhinya,” terangnya. 

Dia mengaku untuk kerja sama itu pemerintah provinsi Maluku menjamin tidak akan menimbulkan kerusakan lingkungan laut.

“Sebagai Gubernur yang langsung ekspos dan sudah ada kepastian hukum dari kejati Maluku soal ini. Ikan yang diambil juga dijamin tidak akan merusak lingkungan laut,” katanya
close