Militer Arab Saudi Dilaporkan Telah Bersiap di Perbatasan Suriah. Persiapan Perang?

Militer Arab Saudi

Berita Midas, Yordania – Pemerintah Arab Saudi dikabarkan telah mengerahkan ratusan kendaraan tempurnya di perbatasan Yordania-Suriah setelah mendapat persetujuan dari Amerika Serikat.

Namun, dalam hal ini masih belum jelas apakah Arab Saudi mengerahkan pasukan daratnya atau memanggil koalisi anti-teror yang baru terbentuk beberapa saat lalu.

Dikutip dari Independent.co.uk pada Jum’at (12/02), Arab Saudi mengancam untuk melengserkan rezim Assad dengan kekuatan, bila ia menolak untuk menyerahkan kekuasaannya di Suriah.

Bila saja hal ini terjadi, maka tentara Saudi juga akan menghadapi pasukan Iran sebagaimana yang telah terjadi di Yaman.

AS sebelumnya telah mengindikasikan akan mendukung keterlibatan militer besar dari negara-negara Teluk dalam perang Suriah.

Keikutsertaan Saudi dalam kancah perang Suriah juga dikatakan akan menjadi penghambat serangan militer Rusia, karena adanya hubungan komersial dan diplomatik yang erat antara kedua negara.

Selain Arab Saudi, pemerintah Turki juga dilaporkan akan mempertahankan wilayah Aleppo dari serangan rezim Assad dan Rusia.

Publik Ankara juga menyatakan bahwa negaranya berhutang jasa terhadap rakyat Aleppo, karena telah melindungi kota-kota di Turki pada saat Perang Dunia II.

Menurut informasi yang ada, 40 jet tempur Rusia telah dipindahkan ke bandara yang sebelumnya tidak digunakan di wilayah selatan. Armada Caspian yang menggunakan rudal jarak jauh juga telah bergerak ke tempat terbuka. Bahkan Rusia juga telah memerintahkan semua pangkalan di Abkhazia, Ossetia Selatan dan Armenia untuk meningkatkan kesiapan tempur.

Sumber: Southfront
Penulis: Dio Alifullah

Seumber: Kiblat.Net
close